![]() |
Tampak dari samping, Saat narasumber H. Muhammad Ali Imron, S.Pd menyajikan materi pada anggota PMII Rayon Avicenna. |
Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Avicenna STAI At-Taqwa Gelar kegiatan Sarang AVICENNA ke-06, Kegiatan Tersebut diselenggarakan bertempat di Rumah Joglo kalimosodo, Klabang Agung, Tegalampel, Bondowoso. Sabtu (07/01/23).
H. Muhammad Ali Imron, S.Pd mantan Ketua Rayon Avicenna Masa Khidmat 2016-2017 selaku Narasumber menjelaskan saat ini dengan mulai banyak dan meningkatnya teknologi informasi dan komunikasi tentunya sudah mampu memberikan faktor perubahan bagi khalayak.
Di era saat ini sudah banyak membuktikan bahwa faktor-faktor tertentu seperti pengembangan teknologi dalam sektor pertanian, Ekonomi, Pendidikan serta dakwah sudah sangat dimudahkan dengan adanya media.
"Saat ini kita sudah diberikan kemudahan, Namun yang harus kita ketahui ialah bagaimana kita mengolah dan memanfaatkan media yang ada agar dapat bermanfaat." Tegasnya,
Lanjutnya, Ahlusunah Wal Jamaah (ASWAJA) sejak zaman nabi hingga sekarang sebagai faham yang dianut oleh para kaum Nadliyin (NU) tentu merupakan suatu faham yang memang telah mengakar dan dapat diterima oleh kalangan masyarakat.
Baca Juga :
Pererat Hubungan Emosional, PR PMII Avicenna Ajak Anggota Bernostalgia Tentang Cinta
Optimalkan Pemahaman Anggota PR PMII Avicenna Berikan ini
Setelah Rasulullah Saw wafat telah terjadi perpecahan umat islam, Melansir dari karangan kitab Hadratus Syaikh Muhammad Hasyim Asy'ari selaku pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dalam Kitab nya " Risalah Ahl Sunnah wal Al-Jama'ah : Fil Hadist Al Mauta Asyrath Al Sa'at wa Bayan Mafhum Wal Sunnah wal bida'ah" terpecah menjadi 72 golongan.
Sehingga sampai saat ini, Yang dapat kita jumpai seperti faham Wahabi, Syi'ah, Mu'tazilah, Khawarij dsb. Yang memang tidak pro dengan faham Ahlusunah Wal Jamaah. Namun, dengan semakin berkembangnya zaman, Eksistensi penyiaran dakwah Islam utamanya kaum Nahdliyyin harus mampu bersaing.
"Seperti sahabat Muhlas, Beliau sudah aktif dalam dunia jurnalis seperti warta Nu dsb. Maka, Media-media yang berperan dalam menggerakkan dan mensyiarkan dakwah Islam itu sangat diperlukan, Namun yang harus diperhatikan ialah harus mampu memilah dan memilih apa yang akan kita dengar dan menjadi bahan bacaan." Jelasnya,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar