Sabtu, 23 Oktober 2021

PR PMII Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso Gelar RTL Pasca MAPABA-VI dan KEPO AD/ART

 Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso menggelar Rapat Tindak Lanjut (RTL) pasca Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) ke-VI di belakang Radio Mahardika, Alun-alun Kironggo, Bondowoso, Sabtu (23/10).

Kegiatan ini dilaksanakan agar anggota baru mengerti apa saja kegiatan yang akan diikuti selama 1 tahun ke depan.

Ketua 1 Bidang Kaderisasi, Muhlas, menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini program kerja non formal yang sudah disiapkan oleh pengurus segera dilaksanakan.

"Pengurus sudah menyiapkan program kerja non formal berupa mingguan, dua minggu sekali dan 1 bulan sekali untuk proses kaderisasi kalian. Oleh karena itu, mari kita sepakati akan dilaksanakan tiap hari apa kegiatan yang mingguan ini," ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu program kerja mingguan yang disiapkan pengurus yaitu Tadarus Pergerakan dan KEPO AD/ART.

Tadarus Pergerakan, menurut Muhlas, adalah kegiatan Follow Up atau pematangan materi yang ada di MAPABA, seperti Sejarah dan Keorganisasian PMII, NDP, Aswaja dan lain sebagainya.

"Sebetulnya ini kegiatan Follow Up sebagaimana kegiatan Rayon Averroes itu, hanya saja kami mengubah namanya menjadi Tadarus Pergerakan yang artinya di kegiatan ini nantinya kita akan sama-sama belajar, tidak ada yang sok menggurui," ujarnya.

Sementara Ketua 2 Bidang Advokasi dan Gerakan, Imron Rasyidi, mengatakan bahwa anggota PMII harus dikenalkan tentang hukum PMII sejak dini agar paham harus bagaimana di PMII.

"Kalian di PMII punya hak dan kewajiban. Hak itu kalian bisa menagihnya kepada pengurus jika hak kalian tidak terpenuhi. Kemudian, kalian juga punya kewajiban yang harus dilakukan di PMII, salah satunya adalah melaksanakan tugas dan amanah organisasi secara profesional dan bertanggung jawab," katanya.

Imron juga menyebut dengan diadakannya kegiatan KEPO AD/ART ini diharapkan anggota ataupun kader mengetahui jati dirinya sendiri di PMII.

"Kalian akan tahu dan paham harus bersikap bagaimana di PMII ketika kalian paham PO dan AD/ART. Makanya, kegiatan ini perlu dipelajari sejak dini," jelasnya.

Kegiatan RTL MAPABA-VI dan KEPO AD/ART ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota baru PMII Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso.

Pewarta : wafi

Editor     : Muhlas













Senin, 09 Agustus 2021

Siap Cetak Kader Disiplin dan Pemberani, Kamil Afandi Terpilih Sebagai Ketua Rayon Avicenna



Berdasarkan hasil pemilihan Ketua Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso dalam Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-V yang dilaksanakan oleh Pengurus Rayon (PR) PMII Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso Masa Khidmat 2020-2021 di Graha Pergerakan, Curahdami, Bondowoso pada Sabtu (07/08) hingga Ahad (08/08) memutuskan M. Kamil Afandi sebagai Mandataris Ketua Rayon PMII Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso Masa Khidmat 2021-2022.

Keterpilihannya sebagai Mandataris Ketua Rayon PMII Avicenna membuat dirinya terharu, karena tidak menyangka dirinya akan terpilih.

Kemenangan yang ia peroleh, baginya, hanyalah sebatas kesenangan sekejap saja. Karena yang terpenting baginya adalah pasca dari RTAR.

“Menyatukan persepsi menjadi satu tujuan untuk kebaikan Rayon Avicenna ke depannyalah yang terpenting bagi saya. Persoalan terpilihnya saya itu hanya kesenangan sekejap,” ungkapnya melalui sambungan WhatsApp, Senin (09/08).

Kamil juga berharap, pengurus yang nantinya berada di bawah komandonya lebih baik lagi daripada kepengurusan yang sebelumnya.

“Semoga profesional dalam menjalankan tugas nantinya dan saya harap keloyalan pengurus dalam satu periode benar-benar ditampakkan,” tambahnya.

Selain itu, dalam satu periode ke depan, ada beberapa hal yang ingin Kamil capai. Salah satunya adalah persoalan kedisiplinan yang sampai hari ini masih menjadi persoalan di PMII.

“Kedisiplinan ini akan saya tekankan kepada pengurus terlebih dahulu, karena pengurus adalah yang mengurusi bukan yang diurusi. Oleh karena itu, jika pengurus sudah disiplin tentu anggota PMII juga akan disiplin,” katanya.

Hal lain yang ingin Kamil capai adalah mencetak kader yang pemberani dalam melakukan sebuah gerakan. Baginya, peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini seharusnya tidak menjadi alasan bagi PMII untuk tidak melakukan gerakan.

“Kader PMII harus bergerak untuk membantu rakyat kecil, bukan hanya diam begitu saja. Nah, untuk melakukan semua itu, saya siap mencetak kader yang benar-benar bergerak, bukan sebatas nama pergerakan saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Sofiyatul Hasanah, Ketua Demisioner PMII Rayon Avicenna mengungkapkan kesannya selama menjadi Ketua Rayon Avicenna. Ia menilai, banyak hal yang ia alami selama menjadi Ketua Rayon Avicenna.

“Semua pengalaman itu akan saya jadikan pelajaran untuk diri saya sendiri. Alhamdulillah saya sudah menulis dan tertulis dalam sejarah yang benar,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengucapkan selamat dan rasa syukur karena Rayon Avicenna sudah memiliki nahkoda baru sebagai penerus estafet kepemimpinannya selama satu periode ke depan.

“Selamat untuk sahabat Kamil Afandi yang terpilih sebagai Mandataris Ketua Rayon Avicenna periode 2021-2022. Selamat mengabdi,” tambahnya.

Di penghujung wawancara, Sofi berpesan untuk seluruh pengurus selanjutnya agar terus semangat dalam berproses dan mengabdikan diri kepada NU dan PMII.

“Benturan dalam berorganisasi pasti ada dan itu akan menjadi kebiasaan kita dalam menghadapi berbagai problematika. Tetap semangat untuk sahabat Kamil Afandi dan pengurus yang lainnya,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Muhlas

Minggu, 13 Juni 2021

Upayakan Kader Jadi Tameng Aqidah, Rayon Avicenna Adakan Madrasah Aswaja


Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Avicenna STAI At Taqwa Bondowoso mengadakan acara Madrasah Aswaja selama 3 hari mulai dari Jum'at (11/06) sampai dengan Ahad (13/06). Acara tersebut bertempat di Yayasan Miftahul Ulum Al Anwar, Patemon, Tlogosari, Bondowoso.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh bidang 3 (keagamaan) di kepengurusan Rayon Avicenna. Segenap anggota dan pengurus menjadi peserta dalam Madrasah Aswaja yang dibina langsung oleh Kiai Anwar Syafi'i selaku pengasuh yayasan sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan.

Acara Madrasah Aswaja tersebut mengusung tema "Menangkal Paradigma Radikalisme dan Liberalisme" dengan tujuan bahwa kader-kader PMII pasca mengikuti Madrasah Aswaja, mampu menjadi tameng dan benteng aqidah Ahlussunnah Waljamaah An Nahdliyyah di daerahnya masing-masing.

"Karena saat ini kita sudah tidak berperang senjata tajam atau senjata api, melainkan perang ideologi yang masing-masing kelompok sama-sama mengaku Aswaja dan selalu membenarkan diri hingga menimbulkan perpecahan di negara kita ini" Ucap Selfia Yudira Hasanah, Ketua Panitia Madrasah Aswaja, pada saat di wawancara.

"Maka dari itu Madrasah Aswaja ini sangat perlu kami adakan agar kita semua dapat memahami apa itu Aswaja dan bagaimana i'tikad dan ikhtiar kita dalam ber-Aswaja. Karena  selain kita bisa beragama dengan baik, kita juga harus paham dan mempunyai rasa  nasionalisme yang tinggi dalam bernegara" Tambah Selfi.

Dampak dari diadakannya Madrasah Aswaja, juga sangat dirasakan oleh peserta. Maulana, salah satu Anggota Rayon Avicenna yang menjadi peserta dalam acara Madrasah Aswaja sangat merasa senang bisa mengaji langsung kepada Kiai Anwar Syafi'i.

"Karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk ngaji langsung kepada beliau, dan acara ini mengingatkan saya ketika saya mondok dulu" Katanya.

Kamis, 22 April 2021

Kenang R.A Kartini, PMII Rayon Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso Lakukan Ini



Perjuangan R.A Kartini begitu dikenal di seluruh penjuru dunia, khususnya Indonesia. Ia termasuk dalam salah satu Pahlawan Nasional Indonesia yang setiap tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini.

Begitu banyak orang yang memperingati Peringatan Hari Nasional itu, salah satunya adalah PMII Rayon Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso yang menggelar Peringatan Hari Kartini dengan tema “Habis gelap Terbitlah Terang” di Graha NU, Kota Kulon, Bondowoso, Rabu (21/04).

Alasan diambilnya tema kegiatan, Sahabati Elok menuturkan bahwa setiap manusia akan masa-masa sulit dan dibalik kesulitan itu pasti ada masa bahagia sebagaimana yang tertuang dalam al-Quran surah al-Insyirah yang artinya “Sesungguhnya sesudah kesusahan ada kemudahan.”
“Ayat ini juga mengingatkan bahwa kita tidak perlu sedih dalam keadaan apa pun karena badai pasti berlalu,” jelasnya.

Dirinya juga berharap dan berpesan, dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut anggota maupun pengurus tidak sampai menurunkan semangat dalam berproses hanya karena kesusahan yang dialami.

“Hadapi dengan ikhlas, sabar dan jangan mudah menyerah. Yakinlah dalam hati dan percaya bahwa dibalik kesusahan pasti ada kemudahan. Badai pasti berlalu, jalan tak selalu berliku dan habis gelap terbitlah terang,” pungkasnya.

Ketua Kopri Komisariat Raden Bagus Asra (RBA) STAI At-Taqwa Bondowoso yang turut hadir dalam kegiatan tersebut sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan tersebut.
Menurut Wahidatul Hasanah, Ketua Kopri Komisariat RBA STAI At-Taqwa Bondowoso, selama ia menjadi anggota maupun pengurus rayon di zamannya, tidak pernah ada kemasan acara seperti yang dilakukan oleh PMII Rayon Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso hari ini.

“Biasanya Peringatan Hari Kartini hanya dikemas dengan bagi-bagi bunga saja kalau dulu ketika saya masih menjadi anggota ataupun pengurus rayon. Tapi, hari ini Rayon Avicenna mengemasnya dengan berbeda, yakni dikemas dengan Lomba Fashion Show. Luar biasa sekali Rayon Avicenna sekarang,” terang Sahabati Sasa, sapaan akrabnya.

Selain mendapat apresiasi yang luar biasa dari Ketua Kopri Komisariat STAI At-Taqwa Bondowoso, kegiatan tersebut juga sangat diapresiasi oleh Ketua PMII Rayon Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso.

Selanjutnya ia berterima kasih kepada seluruh peserta yang hadir, khususnya panitia yang sudah mengemas kegiatan tersebut dengan menarik dan tetap semangat mengawal kaderisasi walaupun di bulan Ramadan.

“Kegiatan ini juga termasuk kaderisasi, kalian telah membuktikan bahwa peran seorang laki-laki tidak hanya selalu di atas, tetapi perempuan juga bisa berperan di atas laki-laki dengan ide kreatif dan skill-nya,” paparnya.

Lomba Fashion Show itu diikuti oleh 6 pasang putra dan putri Anggota Rayon Avicenna dengan busana lomba menggunakan baju batik dan kebaya. Selain itu, peserta lomba juga oleh dewan juri mengenai PMII, khususnya R.A Kartini sebagai refleksi Peringatan Hari Kartini.

Minggu, 11 April 2021

Ketua Rayon Avicenna Salut Atas Perjuangan Ainul Yakin Berproses Di PMII


Anjangsana ke-9 PMII Rayon Avicenna STAI At Taqwa Bondowoso dilaksanakan di kediaman Sahabat Ainul Yakin, Dusun Palenggien, Desa Wringin, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso (10/04/2021)

Desa Wringin terletak di dataran tinggi (Pegunungan). Maskipun jalan yang ditempuh lumayan jauh dan berbatu, tidak menyurutkan semangat anggota dan pengurus untuk berkunjung di kediaman Ainul Yakin.

Sofiyatul Hasanah, Ketua Rayon Avicenna, sangat merasa salut dan mengapresiasi terhadap Ainul Yakin karena masih bisa aktif di PMII dan Kampus.

"Sungguh perjuangan yang luar biasa, sahabat kita Ainul Yakin bisa dijadikan sebagai contoh dan motivasi kita agar selalu semangat untuk belajar" Ucapnya.

Ainul Yakin, dalam sambutannya juga menyampaikan beberapa alasan dirinya semangat kuliah dan berproses di PMII. 

"Saya semangat kuliah di kampus karena saya  orang desa, saya punya cita-cita untuk membangun desa saya lebih maju. Saya juga semangat berproses di PMII karena saya bisa belajar apa yang tidak diajarkan di kampus. Relasi saya bertambah dan pengalaman saya juga luas, terus di PMII merasa mental saya lebih berani daripada sebelumnya" Tegasnya.

Sofiyatul Hasanah juga menyampaikan kepada Anggota Rayon Avicenna atau Angkatan 'Preman 20' untuk mempersiapkan diri menjadi pengurus.

"Insyaallah bulan Juli kita akan RTAR (Rapat Tahunan Anggota Rayon). Siapkan untuk Angkatan 20 untuk menjadi pengurus. Tolong rangkul ya, karena angkatan preman ini paling banyak" Tuturnya.

Pada Anjangsana ke-9 tersebut, selain diisi dengan pembacaan tahlil juga diisi pelatihan desain grafis. Sahabat Muzayyin, pengurus rayon yang akrab dipanggil Nyin, menjadi pemateri dalam pelatihan desain grafis. Para anggota sangat bersemangat berlatih membuat pamflet yang didampingi langsung oleh pemateri.

Rabu, 07 April 2021

Ini Kata Pengasuh Ponpes Khunuzul ImamK.H Achmad Syaifi Faroidh, "Santri kauman adalah calon kader-kader PMII"


Travelling Spiritual ke-2 PMII Rayon Avicenna STAI At Taqwa Bondowoso, Selasa kemarin (06/04), berkunjung ke Pondok Pesantren Khunuzul Imam yang berada di Desa Sekar Putih, Kecamatan Tegal Ampel, Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan tersebut diadakan di Aula Pondok Pesantren Khunuzul Imam yang diasuh oleh KH. Mas Achmad Syaifi Faro'idh. Selain dihadiri oleh segenap anggota dan pengurus Rayon Avicenna, acara tersebut juga dihadiri oleh Dr. Suheri S.Pd.I, M.Pd.I. Ia selaku dosen STAI At Taqwa Bondowoso, Alumni Pondok Pesantren Kauman dan Anggota IKA PMII Bondowoso.

Suheri dalam sambutannya memberikan suntikan motivasi kepada peserta yang hadir, "Saya datang ke sini, karena panggilan dari seorang guru, sesibuk apapun saya, ketika ada pakonan guru, maka saya langsung Sami'na Waatho'na. Kalian sebagai mahasiswa, kader PMII harus mengutamakan keta'dziman dan pengabdian kepada guru-guru kalian" Tuturnya.

Ia juga mengingatkan kepada para peserta bahwa, meskipun PMII keluar dari struktural NU, harus bisa mempertahankan, melestarikan kultur dan amaliyah NU.

"PMII adalah anak ideologisnya NU. Jadi dzikirnya, manhajul fikirnya dan amaliyahnya sama dengan NU. Tugas kalianlah yang harus menjaga itu" Jelasnya.

Pengasuh Yayasan Khunuzul Imam, K.H Mas Achmad Syaifi Faro'idh sangat merasa senang dan mengapresiasi hadirnya anggota maupun pengurus rayon.

"Kalian datang kesini juga mengenalkan adek-adek kalian santri kauman kepada PMII. Maka dapat dipastikan adek-adek kalian Santri Khunuzul Imam Kauman, ketika mereka sudah kuliah, semuanya adalah calon kader-kader PMII" Ucapnya.

Ia yang kerap dipanggil Mas Syaifi itu merupakan pemateri dalam acara Travelling Spiritual. Ia menjelaskan kepada peserta tentang cara untuk mempersiapkan diri menghadapi bulan ramadhan.

"Kita itu harus tahu apa dan bagaimana bulan ramadhan. Kita harus mengenal bulan ramadhan agar kita tahu betapa berharganya bulan ramadhan. Karena banyak rahasia-rahasia yang ada di bulan ramadhan" Tuturnya ketika mengawali kajian.

Tinjauan tim media, peserta sangat khidmat mendengarkan apa yang disampaikan oleh KH.Mas Achmad Syaifi Faro'idh dan acara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan Hadrah Santri Pondok Pesantren Khunuzul Imam.

Kamis, 01 April 2021

Dinilai Bukan Mati Syahid, Ini Respon Ketua PMII Rayon Avicenna Terhadap Bom Bunuh Diri di Makassar

Bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makasar, Minggu (28/03/2021) menuai banyak kecaman dan tanggapan dari element masyarakat, khususnya organisasi kemahasiswaan.

Ketua PMII Rayon Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso, Sofiyatul Hasanah, juga turut menanggapi atas insiden bom bunuh diri tersebut. Ia menganggap peristiwa yang dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri merupakan perilaku yang tidak baik.

"Yang dirugikan itu bukan hanya pelaku, tetapi orang-orang yang berada di sekelilingnya, terutama umat Kristen yang beribadah di sana," ucapnya pada awak media melalui via Whatsapp. 

Ia juga mengatakan, pelaku bom bunuh diri itu sama sekali tidak mencerminkan kepribadian umat beragama.

"Karena sejatinya umat beragama diajarkan untuk saling menghargai dan menghormati antar suku, ras dan agama," paparnya.

Selain itu, Sofi juga menilai, pelaku bom bunuh diri di Makassar itu salah paham tentang cara beragama, baik itu Islam maupun agama lainnya.

"Pelaku itu salah paham kalau beranggapan bom bunuh diri yang dilakukannya adalah mati syahid demi menyadarkan non-muslim. Karena warga Indonesia memiliki keyakinan masing-masing dan kita harus saling menghargai perbedaan itu," jelasnya.

Sofi yang kerap disapa Upi itu juga berharap agar aparat pemerintah mengusut tuntas insiden bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar itu.

"Semakin cepat diusut tuntas pelakunya, maka akan tersingkap dalang dan motivasinya melakukan insiden tersebut," tutupnya. (*)
Sofiyatul Hasanah ( Ketua Rayon PMII Avicenna Periode 2020-2021) 

Pentingnya Tri Fungsi NDP dalam berorganisasi PMII RBA STAI At-taqwa gelar kegiatan SARANG Avicenna ke-09.

  NDP yang berfungsi sebagai Kerangka Refleksi, Aksi dan Ideologis, merupakan Sublimasi nilai keislaman dan keindonesiaan. Sebagaimana ideol...