Sabtu, 31 Desember 2022

Pererat hubungan Emosional Kepada Anggota, PR PMII Avicenna Ajak Anggota Bernostalgia Tentang Pentingnya Cinta

Tampak dari belakang, Saat pengurus bersama anggota Rayon Avicenna sharing-sharing bersama, Sabtu (31/12/22)


Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso gelar kegiatan Kopdar Pergerakan perdana, Kegiatan tersebut dilaksanakan bertempat di Kedia Sahabat Faqih, Desa Kembang, Kembang, Curah Dami, Bondowoso, Sabtu (31/12/22).

Ketua bidang I Kaderisasi dan Keilmuan Rayon Avicenna, Sahabat Wafi mengatakan KOPDAR Pergerakan dilaksanakan atas dasar perlunya kegiatan yang bersifat implisit yang mampu memberikan suatu penopang untuk menambah rasa tanggung jawab bagi anggota rayon avicenna untuk turut aktif dalam segala kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus.

Lanjutnya, Sahabat Wafi juga menyampaikan. Mengingat perhari ini tingkat kehadiran dari anggota sangat menurun drastis maka perlu adanya suatu pendekatan emosional yang baik kepada anggota.

Baca Juga :

Optimalkan Pemahaman Anggota PR PMII Avicenna Bekali ini pada anggota

Gelar Kajian diskusi Akademik, PR PMII gelar Gerakan Literasi Ke_03

" Kali ini kita mengambil tema ' Mengetuk Hati,  Seutas Cinta dan Setia Untuk Organisasi ' diharapkan melalui pendekatan emosional yang baik dengan anggota rayon, Nantinya diharapkan mampu memberikan suatu motivasi bagi mereka agar lebih semangat dalam berproses di PMII " Ketusnya,

Keterbatasan serta kurangnya kesadaran dari anggota merupakan salah satu problem utama bagi pengurus dewasa ini, Pendekatan emosional Secara perlahan tetap dilaksanakan demi mewujudkan bibit-bibit baru yang berkualitas.

Dilain waktu, Seluruh pengurus Rayon Avicenna yang menghadiri kegiatan tersebut memberikan beberapa hal berupa motivasi serta penguatan berkaitan pentingnya mengutamakan rasa cinta terlebih dahulu terhadap organisasi (PMII).

"Pererat hubungan, kerjasama serta saling mengingatkan itu penting, namun yang perlu ditanamkan adalah tekad serta semangat perlu ditanamkan dalam hati kalian. Saya yakin, Kelak kalian akan dapat menggapai apa yang kalian Cita-cita kan dan dapat kalian genggam" Jelasnya.

Novi Maulidah Anggota Pengurus Bidang VI Pemberdayaan Perempuan (Pemper) sebagai pengemupu jalannya diskusi dikegiatan tersebut menjelaskan tentang pentingnya mengimplementasikan cinta terhadap organisasi, Dengan rasa cinta yang telah ditanamkan diharapkan nantinya mampu menumbuhkan rasa semangat dan setia terhadap organisasi.

Menurutnya, keutamaan cinta dalam hal ini mampu memberikan suatu penyokong dalam menciptakan rasa setia. Sehingga nantinya diharapkan dapat melahirkan edialisme cinta yang bersifat mendalam.

"Ibaratkan sebuah hubungan antar manusia, Jika kita tidak mengenalnya terlebih dahulu maka pandangan kita pasti mengganggap nya asing, Begitu pun dengan PMII. Jika kita tidak mengenalnya terlebih dahulu kakak hakekat cinta dalam diri kita nantinya tidak akan melahirkan sebuah rasa setia terhadap organisasi. Tegasnya,

Penanaman rasa cinta dan setia terhadap organisasi kepada anggota perlu diperkuat sejak dini, Sehingga nantinya anggota atau kader PMII sudah mampu dan militan dikemudian hari.

" Dik, Mun PMII jhek ka lakeh, Tapeh ka binih ( Dik, Kalok PMII itu jangan dijadikan Suami, Tapi jadikan dia sebagai istri)" Jelasnya.


 

Sabtu, 10 Desember 2022

Optimalkan Pemahaman Anggota, PR PMII Avicenna Ajak Anggota Bermain dan Bersama

Tampak dari depan, Pengurus dan Anggota Rayon Avicenna saat foto bersama usai kegiatan.

Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gelar Kegiatan SARANG Avicenna ke-04, Kegiatan Tersebut dilaksanakan bertempat di Bendungan Sampean  Baru (SAMBA), Pandan, Tapen, Bondowoso, Sabtu, (10/12/22).

Ahmad Taufiqi Minallah Ketua Rayon Avicenna menyampaikan perhari ini minat serta semangat dalam berproses di PMI sudah mulai menurun.

Oleh karenanya, Perlu sesuatu Media sebagai pendukung agar tidak membuat jenuh terhadap jalannya berproses anggota rayon.

" Kekompakan serta kesolidan juga dibutuhkan, Maka dari itu. Utarakan niat dalam hati untuk tetap bersungguh-sungguh dalam berproses di PMI" Tegas,

Lanjutnya, Viki Sapaan akrabnya mengatasnamakan kode etik dalam berorganisasi juga sangat perlu, Maka dari itu harus tanamkan dalam hati dan niat untuk bersungguh-sungguh dalam berorganisasi.

Baca  Juga :

Gelar Kajian diskusi Akademik PR PMII Gelar Gerakan Literasi Ke_03

Menyapa suara

Eksistensi Sejarah Pendidikan dari masa ke masa

Pantauan tim Media rayon avicenna dalam kegiatan Kali ini berjalan dengan lancar, Anggota rayon avicenna dibawah untuk berpikir serta bermain.

Kegiatan kali ini tidak kalah seru dengan kegiatan sebelumnya, PR PMII mengemas dengan se kreatif mungkin demi mempermudah anggota untuk memahami dan mengulang kembali materi yang sudah diberikan sebelumnya.

Selasa, 06 Desember 2022

Menyapa suara

Kabar gembira 

Datang dari semesta

Menghampiri sukma

Bertemu dalam kata

Kau yang pujangga

Menyusuri suara

Dengan nada jiwa

Menatap sumringah dunia

Kaki kaki yang bercengkrama

Mata yang berkelana

Menikmati hembusan udara

Yang menyapa disepanjang jalan raya 

Desir kata yang menyapa

Membuatku terperanga

Inikah saya

Seorang pujangga yang bahagia

Menikmati masa muda

Yang seakan di surga

Tak enggan untuk maya

Nan hilang tanpa suara


Penulis : Rika vitasari ( anggota pengurus bidang 3 biro dakwah )


Baca Juga :

Gelar Kajian diskusi Akademik, PR PMII Avicenna Berikan ini pada anggota

Eksistensi Sejarah Pendidikan dari masa ke masa


Senin, 28 November 2022

Gelar Kajian Diskusi Akademik, PR PMII Avicenna Laksanakan Gerakan Literasi ke_03

 

Tampak dari belakang, Anggota dan pengurus Rayon Avicenna saat mengikuti kegiatan Gerakan Literasi.

Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Avicenna Gelar kegiatan Gerakan Literasi ke_03, Kegiatan tersebut diselenggarakan bertempat di Taman Magenda, Badean, CurahDami, Bondowoso, (29/11/22).

Amir Hasan Kabid II advokasi dan gerakan rayon avicenna menjelaskan Kajian Gerakan Literasi bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas anggota. 

Menurutnya perhari ini tradisi membaca sudah mulai luntur di kalang kaum pergerakan. Pelestarian lingkungan membaca ini sangat dibutuhkan bagi anggota rayon agar mampu membangun dan meningkatkan minat baca.

Baca Juga :

Kenang Sejarah Si Kembar, PR PMII Avicenna Berikan materi sejarah Lokal Kedua rayon

Kenang Sejarah Lokal PMII Bondowoso, PR PMII Avicenna Bekali Anggota Materi sejarah

" Kegiatan ini merupakan pertemuan rutin yang bertujuan untuk melatih dan memberikan pembekalan kepada para mahasiswa PMII Rayon Avicenna tentang materi dasar-dasar ilmu manajemen dimana materi tersebut di harapkan anggota mampu menguasai materi yang sudah diajarkan sebelumnya " Jelasnya,

Selain itu, Gerakan Literasi kali ini membahas tentang mewujudkan gerakan, meningkatkan mahasiswa yang cakap dan trampil serta responsif dalam menyelesaikan tugas. 

Dalam hal ini dapat memudahkan pelaksanaan diskusi tentang materi tersebut. Dengan harapan diskusi hari ini dapat mempertajam kecerdasan, memperkuat kemampuan, serta menumbuh kembangkan wawasan pengetahuan.

"Dalam kegiatan pergerakan literasi ini setiap mahasiswa di berikan kesempatan untuk membaca buku dalam bentuk PDF yang telah di bagikan ke grup anggota Whatsapp sehari sebelum kegiatan ini terlaksana." Tegasnya.

Pantauan Tim Media Rayon Avicenna, Dalam kegiatan Gerakan Literasi kali mengkaji tentang Dasar-dasar Manajamen. Dengan membedah habis buku dasar-dasar ilmu manajemen karangan DR. Candra Wijaya, M.Pd dan Muhammad Rifa'i,M.Pd. didalam kegiatan kali ini dihadiri oleh anggota rayon dan Pengurus Rayon Avicenna sebanyak 39 orang.

Sabtu, 26 November 2022

Pemilihan Ketua Angkatan 2022 (TRIASTARA).




Pada sabtu, 26 November 2022. PR PMII Avicenna dan Averroes menggelar pemilihan ketua angkatan di bawah wewenang komisariat yang di selenggarakan di Belakang Mahardika.

Dalam sesi pemilihan tersebut di hadiri oleh pengurus setiap rayon,  74 anggota, dan 3 orang delegasi dari Avicenna serta 2 orang dari Averroes.

pelantikan-pengurus-komisariat

Dari hasil pemilihan, terpilihlah ketua angkatan dari delegasi Avicenna dengan vote suara terbanyak. Yakni no urut 3, Romlan Yahya. 

Dengan visi misi yaitu:

Visi 

Terwujudnya kader dan anggota yang bersinergi, aktif dan inovatif.

Misi.

-Mempererat tali solidaritas antar anggota rayon Avicenna dan averous

-Menumbuh kembangkan aktifitas akademik maupun non akademik 

-Responsif terhadap lingkungan sekitar dengan cara yang kreatif dan inofatif.

Kenang Sejarah Lokal PMII Bondowoso, PR PMII Avicenna Bekali Anggota Materi Seputar Sejarah PMII Lokal



Pengurus Rayon (PR) pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso Gelar kegiatan SARANG AVICENNA ke-02, Kegiatan tersebut diselenggarakan bertempat di Sekretariat Rayon Avicenna, Gang Pelangi, Kuta Kulon, Bondowoso, Sabtu (26/11/22)

Abdul wafi Ketua Bidang 1 Kaderisasi dan Keilmuan Rayon Avicenna menjelaskan kegiatan kali ini memang ditujukan bagi anggota rayon avicenna untuk mengetahui dan memahami terkait sejarah lokal PMII Bondowoso, Menurut saat ini yang harus diperhatikan dalam memberikan pelayanan serta nutrisi gizi otak bagi anggota rayon tidak hanya basis pengetahuan akademik saja melainkan harus adanya asupan materi seperti sejarah dll.

Lanjutnya, Anggota rayon avicenna dari pasca ter baiatnya anggota rayon. Pengurus Rayon Avicenna telah memberikan asupan materi seputar ke PMII an yang nanti diharapkan mampu memberikan suatu transformasi perubahan bagi anggota rayon.

" Tema materi kali ini saya mengambil Tema 'Menyikap Tabir Historal PMII Bondowoso' yang diharapkan anggota rayon avicenna mengetahui dan memahami tentang sejarah masuknya PMII ke kota Bondowoso", Jelasnya

Sahabat Mahsun Mantan Ketua cabang sekaligus pendiri PMII Bondowoso selaku narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan awal mula masuknya PMII ke Bondowoso bermula dari keinginan dan hasrat nya untuk mendirikan organisasi yang memang khusus untuk mewadahi mahasiswa.  

Awal mula berinisiatif untuk mendirikan PMII berawal dari mengajar lagi di koncer yg kemudian pada tahun 2000 ada rencana perubahan undang-undang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa guru SD minimal D2 SMP/MTS/MA minimal S1 sedang diri nya hanya lulusan SMA, maka dari situlah ia berinisiatif untuk mendirikan PMII serta memang menjadi mimpinya sejak tahun1999. 

Hingga pada akhirnya, sahabat Mahsun memantapkan hatinya memilih untuk kuliah di UNIBO yg sebelumnya sempat bertanya perihal organisasi yang ada disana. Hingga memutuskan untuk ikut organisasi PMII yang merupakan organisasinya NU.

"Kenapa harus NU? Karna Bapak saya santri nya kyai Wahab Hasbullah salah satu pendiri NU. Jadi, saya berfikir saya punya hutang banyak kepada orang tua, salah satu cara membahagiakan orang tua adalah dengan uring-uringi apa yg di sukai orang tua saya. Dalam artian bagaimana saya harus aktif NU" terangnya.

lanjutnya, mahasiswa asli Bondowoso pada waktu itu sahabat Mahsun mengikuti MAPABA di Rayon Fisip UNEJ pada tahun 2001, pada waktu itu di kabupaten Bondowoso PMII telah berdiri komisariat universitas Bondowoso (UNIBO) telah berdiri sejak tahun 1983 dan telah tiga rayon salah satunya Rayon Fisip pada waktu .

Hingga pada tahun 2002 MAPABA pertama kali di gelar bertempat di MI TK At-Taqwa yang diadakan oleh universitas Kanjuruhan Malang, sehingga Ter MAPABA 5 orang kader asli PMII Bondowoso seperti sahabat Dedi mistoto, Saiful Bahri Husnan, Eko MISNADIN, dan Nur Kholifah di tambah sahabat Mahsun yang terlebih dahulu Ter MAPABA.

" Selain kita dibantu oleh sahabat-sahabat PMII cabang Jember waktu itu, Kita didorong untuk mendirikan PMII. Yang sebelumnya saya, Sahabat Joni Fatahillah, Dedi mistoto, dan yang mempunyai inisiatif untuk mendirikan PMII", Tegasnya

Beberapa bulan berikutnya, dari bulan mei sampai Oktober sahabat mahsun dan Dedi mistoto mengikuti KONGRES PB PMII di Ciputat pada bulan 02 April 2002 serta banyak dorongan dari sahabat-sahabat PMII luar Hingga pada bulan berikutnya, mahasiswa yang telah ter MAPABA dibantu dengan adanya komisariat UNIBO pada tanggal 02 November 2002 berkat semangat serta dorongan dari sahabat PMII tapal kuda. PMII Bondowoso menjadi cabang yang berstatus penuh dan sah.

Diakhir kegiatan, Sahabat mahsun menyampaikan Sebagai aktivis pergerakan PMII harus nakal artinya berfikir bebas, kretif, dan tidak terkung-kung serta terbatasi oleh pemerintah senior. 

"saya ingin dari generasi kalian ini utuh, lakukan apa yg menjadi kewajiban, semaksimal mungkindan bertindaklah profesional". Jelasnya, saat menjadi narasumber dikegiatan SARANG AVICENNA.

Minggu, 20 November 2022

PELANTIKAN PENGURUS KOMISARIAT RADEN BAGUS ASTRA STAI AT-TAQWA MASA KHIDMAT 2022/2023

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Raden Bagus Asra (RBA) STAI At-Taqwa Bondowoso gelar pelaksanaan pelantikan dan rapat kerja, Kegiatan Tersebut bertempat di Aula Sabha Bina Praja II, Bappeda, Bondowoso, Jum'at (18/11/22).

Acara tersebut dihadiri oleh Dr. Suheri, S.Pd.I, M.Pd.I selaku ketua At-Taqwa dan Juga Beliau pernah berkiprah di organisasi PMII, Sahabat Firman selaku Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bondowoso, beserta jajaran pengurus rayon, dan anggota PMII lainnya.

Jauh sebelum pelantikan kali ini, Sejak tanggal 13 November 2019 sudah terbentuk angkatan sembilan belas (19). Yang mana angkatan tersebut diberi nama 'AIRLANGGA' (Angkatan Intelektual Revormis Berlandaskan Agama dan Nilai-nilai Pergerakan). Dan keluar sebagai Ketua Komisariat terpilih yaitu Sahabat M. Kamil Afandi dan Sahabati Siti Nur Diana J. Sebagai ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Komisariat. 

Kamil Afandi selaku ketua komisariat RBA STAI At-Taqwa Bondowoso mengatakan harapannya untuk selalu semangat dan mengabdi di PMII, Saat ini planning pengurus komisariat juga ingin mendirikan rayon persiapan kedepannya.

Baca juga:

Ini Yang Di Berikan Pengurus Komisariat Pada Rayon Averroes Dan Avicenna

" Sesuai dengan Tujuan PMII yang nomor 5 bertanggungjawab dalam mengamalkan ilmu serta kometmen dalam memperjuangkan cita-cita Kemerdekaan bangsa Indonesia. Dari kutipan tersebut tentunya kita harapkan kader-kader STAI At-Taqwa yang mampu memberikan suatu transformasi kaderisasi terbaik di komisariat,". Ucapnya,

Selain itu, Ketua Kopri Komisariat RBA STAI At-Taqwa juga menyampaikan bahwa Reorientasi kaderisasi Kopri Komisariat mampu bertransformasi juga dalam mengawal kemajuan Kopri kedepan. Sehingga nanti harapannya selaku ketua Kopri, Kopri mampu mandiri dan lebih berkembang kedepannya. 

Lanjutnya, Kemandirian kopri Bukan berati memisahkan diri dengan komisariat. Melainkan adanya reformasi kepengurusan Kopri lebih baik kedepannya. Pengembangan serta aktualisasi kemajuan kader Kopri merupakan suatu tujuan bersama yang di emban bersama oleh pengurus kopri komisariat kedepan agar lebih baik kedepannya.

Dalam sesi sambutannya Ketua Stai At-Taqwa menyampaikan bahwasanya "Komisariat maupun Rayon Stai At-Taqwa perlu dan harus merencanakan untuk membangun kantor permanen."

"Sebagai kader PMII harus mencerminkan dirinya sebagai aktor yang identik dengan nilai-nilai Religius, spiritual, dan agamis. 

Sebagaimana yang sudah dipraktekkan di kegiatan-kegiatan PMII itu sendiri, seperti Sholawatan, Tahlilan setiap hari Jum'at dll. Maka hal semacam itu harus tetap di jalankan, dan juga di biayakan. 

"Begitu pula dengan kader-kader PMII, harus royal demi kepentingan Organisasi PMII itu sendiri." Pungkasnya. 

Sahabat Firmanzah, S.Pd selaku ketua cabang PMII Bondowoso juga mengatakan komisariat dan rayon selaku dapur Kaderisasi tentunya merupakan sebuah Ikhwanul awal bagi sahabat-sahabat PMII untuk dijadikan tujuan awal bagi para kader PMII. Proses pengkaderan tentunya juga harus masif dan mampu melahirkan wajah-wajah baru yang berintelektual dan tentu nya Sangat bermanfaat bagi kita selaku kader PMII.

Pengalihan arus besar ideologi Kaderisasi di pmii tentunya perhari mengalami stagnan kaderisasi, Dati perihal tersebut tentunya adanya problem dan degradasi moral dan intelektual sudah mengalami penurunan. Di PMII kita juga harus dapat member suatu aktualisasi Kaderisasi yang lebih baik kedepan

Pengembangan model Kaderisasi saat ini memang sangat dibutuhkan, Salah satunya dengan harus disertakan pendalaman materi-materi MAPABA harus lebih ditekankan sehingga nantinya diharapkan mampu melahirkan wajah-wajah baru yang berintegritas bagi para anggota dan kader PMII.

Sahabat Firman juga menyampaikan "Bahwasanya ketua dan anggota pengurus komisariat merupakan ruang untuk melakukan kaderisasi dan juga devisit kader yang berkualitas". 

"Pengurus Rayon dan Komisariat harus siap kedepannya, Sebagaimana proses pengkaderan masif dengan dilakukannya diskusi-diskusi panjang yang akan melahirkan sebuah kader-kader yang baru". Harapnya.

Pentingnya Tri Fungsi NDP dalam berorganisasi PMII RBA STAI At-taqwa gelar kegiatan SARANG Avicenna ke-09.

  NDP yang berfungsi sebagai Kerangka Refleksi, Aksi dan Ideologis, merupakan Sublimasi nilai keislaman dan keindonesiaan. Sebagaimana ideol...