Sabtu, 06 November 2021

PR PMII Avicenna dan Averroes Gemakan Shalawat Melalui Maulid Nabi


Dari kiri ; Ketua Panitia Sahabat Diki Hasan (Ketua Panitia), Kamil Afandi (Ketua Rayon Avicenna), Ustadz Matlubul Riski (PW MDS Rijalul Anshor Jawa timur), S.pd.I M.pd.i Dari kanan ; Sahabati Veny Murni R (pembawa Acara), Lubabul Jannah ( Ketua komisariat RBA STAI At-Taqwa), serta Sahabat Viky Ama arsyadi (Ketua Rayon Averoess) saat Sambutan. Sabtu (06/11/21)

 

Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Avicenna dan Averroes gemakan shalawat melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Gedung Lantai 2 STAI At-Taqwa Bondowoso, Kademangan, Bondowoso, Sabtu (6/11/2021).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dikolaborasikan antara Pengurus Bidang 3 Keagamaan Avicenna dan Averroes.

Ketua Panitia, Diki Hasan, mengatakan bahwa minimnya persiapan kegiatan tidak mengurangi semangat pengurus dan anggota untuk sama-sama mensukseskan acara tersebut.

"Dengan Nyambungah Ateh Kalaben Nyukkoreh Kelahirnah Ghusteh Kanjeng Nabi Muhammad SAW saya percaya bahwa pengurus dan anggota memiliki kecintaan yang besar pada Baginda Nabi," katanya.

Selanjutnya, disampaikan oleh Perwakilan dari bidang III Keagamaan Rayon Avicenna Ahmad Nurharis, ia juga menyampaikan Bahwasannya didalam memperingati acara maulid nabi Muhammad Saw kali ini sangat bersyukur karena dapat melaksanakan kegiatan maulid. 

Haris juga menyampaikan bahwa ia sempat teringat dari perkataan Habib Ahmad Hasyim yang bercerita tentang seseorang pemuda yang pernah bermimpi nabi Muhammad Saw serta berpakaian jubah putih. Namun, ketika ia memanggil beliau, ia tidak menoleh sekalipun. Namun, ketika Pemuda tersebut termenung dengan apa yang ia lakukan. Ia teringat karena dirinya jarang melantunkan sholawat kepada Baginda nabi Muhammad Saw.

Lanjut Haris, ia mengatakan ketika mengingat cerita seorang pemuda tersebut. kita sebagai umat nabi Muhammad Saw harus lebih memperbanyak melantunkan sholawat dan tetap selalu bersyukur dengan apa yang telah diperjuangkan beliau sehingga kita bisa seperti sekarang ini.

" kita harus usahakan untuk selalu bersholawat kepada Baginda nabi Muhammad Saw, Mengingat ketika kelak diakhirat kita tidak dapat berkumpul bersama beliau. Maka, perbanyaklah membaca sholawat kepada Kanjeng nabi Muhammad Saw." Ucapnya.

Selain itu, Viki Aman Arsyadi selaku ketua Rayon Averoess menyampaikan. Didalam pelaksanaan Acara Maulid Nabi Muhammad Saw ini, kita diharuskan untuk selalu bersyukur dikarenakan setiap Nikmat yang kita rasakan tak lain berasal dari Allah SWT serta Baginda Nabi Muhammad Saw. Oleh karena itu. kita tidak boleh bosan-bosan untuk selalu melantunkan sholawat kepada beliau.

" Tidak ada yang dapat saya sampaikan selain rasa syukur yang sangat mendalam, oleh karena itu saya harap kalian tidak jenuh untuk selalu melantunkan sholawat kepada beliau." Katanya.

Hal lain juga disampaikan oleh ketua Rayon Avicenna kamil Afandi ia mengatakan didalam acara pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad Saw kita dituntut untuk Selalu bersyukur. Karena, dengan bersyukur kita dapat memperingati kelahiran beliau. Jika kita sudah bersyukur pertanda kita ada cinta yang sangat mendalam kepada Baginda nabi Muhammad Saw.

" Dipagi menjelang siang ini, membuat saya senang serta sangat bersyukur . Dan semoga kita tetap bisa bersyukur serta tidak henti-hentinya untuk bersholawat kepada beliau," Ucapnya.

Selanjutnya, disampaikan oleh ketua Komisariat RBA STAI At-Taqwa Lubabul Jannah. Ia menyampaikan sangat senang dapat melaksanakan maulid Nabi Muhammad Saw, meskipun didalam pelaksanaannya memiliki waktu yang sangat minim. Namun, tidak mengurangi rasa hormat serta bahagia yang sangat besar dengan diadakannya acara Gema sholawat dipagi hari ini.

"Sebagai warga pergerakan dan juga warga NU sudah sepatutnya kita harus tetap mengingat setiap jasa-jasa dan perjuangan beliau. Saya berharap untuk pengurus Rayon serta anggota, bisa tetap semangat berproses dengan baik diPMIIdan yang saya harapkan pula kita tidak ada rasa jenuh untuk selalu bersholawat kepada Baginda nabi Muhammad Saw" Ucapnya saat Sambutan yang bertempat di STAI At-Taqwa, Sabtu (06/11/21).


Ustadz Matlubul Riski S.pd.I M.pd.I
 (Pw MDS Rijalul Anshor Jawa timur) Saat menyampaikan
 ceramah kepada anggota, pengurus
Rayon Avicenna dan Averoess di Gedung Lantai 2 Kampus STAI At-Taqwa
Sabtu, (06/11/21).

Setelah itu dilanjutkan dengan Mauizdhoh Hasanah yang dipimpin langsung oleh Ustadz matlubul Riski, S.pd. I, M.pd.I sebagai penceramah kali ini. beliau menyampaikan ada dua hal yang harus kita ingat. Pertama kita harus selalu bersyukur, Karena. Oleh Allah SWT kita diberikan iman. Jika kita ingin tetap bersama beliau maka setidaknya jangan jenuh-jenuh untuk selalu bersholawat kepada-nya.

Jika kita membaca sejarah tentang perjuangan beliau nabi Muhammad Saw, kita pasti tahu bahwasanya beliau tidak mudah Berdakwah dalam menyebarkan agama Islam. Namun, beliau tetap sabar dan tabah dalam mengahadapi umatnya. Maka dari itu kita selaku bagian dari umatnya beliau, kita harus tetap beriman dan yakin Bahwa beliaulah nabi serta rasul.

Lihat juga :

Upayakan kader jadi tameng akidah

Dinilai bukan mati Syahid, ini Respon

Yang kedua, Lanjut ustadz Matlubul Riski. Kita masih diberikan rasa syukur yang sangat mendalam, kita pula menjadi bagian dari umat nabi Muhammad Saw. kita menjadi umat nabi Muhammad Saw gratis tidak perlu persyaratan apapun. Maka, dari itu kita harus selalu bersyukur karena kita masih menjadi bagian dari umatnya beliau.

" Maka dari itu kita harus selalu bersyukur, karena. Kita menjadi bagian dari umat nabi Muhammad Saw. Perbanyaklah bersyukur, dan perbanyak pula untuk bershalawat," Tuturnya

Lanjutnya, Jika Anda sekalian kelak menjadi orang sukses ataupun sudah mempunyai jabatan apapun itu. Bukan Berarti didalam setiap kesuksesan yang kalian dapatkan berasal dari diri sendiri, Namun. Semata-mata itu karena dari kemuliaan Nabi Muhammad Saw itu sendiri.


Pewarta : wafi

Editor : Muhlas

Jumat, 05 November 2021

Apa Kabar Waktumu?.....

Mendengar kata itu, apa yang kamu fikirkan?, Nah, sebelum kamu utarakan pendapatmu, akan ku utarakan pendapatku tentang waktu. Waktu adalah keajaiban, waktu bukan benda yang bisa kau pegang .tetapi, waktu adalah anugerah Tuhan yang bisa kau kendalikan. Waktu begitu istimewa bukan?, Tuhan pun mengistimewakan waktu sebagai sumpah didalam salah satu surah yang ada di dalam Al-Qur’an, di antarannya pada surah Ad-dhuha, surah Al-ashr dan surah Al-Syamsi. 

Salah satu ciptaan Tuhan yang menjadi petunjuk bahwa waktu terus berjalan adalah matahari. Dia akan terus bergerak mengikuti rotasinya tanpa memikirkan manusia yang termenung sedih ataupun bahagia. Dia akan terus berputar dan waktu akan terus berganti dari pagi berganti siang dan berganti malam begitupun seterusnya. Waktu akan meninggalkan kamu yang menyia-nyiakannya. Lalu, bagaimana agar kita dapat mengendalikan waktu sebaik mungkin?, Apakah harus termenung dan memikirkan apa yang harus kamu lakukan?, Atau memperbaiki masa kelam yang telah berlalu?.

Teman, waktumu adalah detik ini yang kau jalani, bukan masa lalu yang telah berlalu dan juga bukan masa depan yang belum tiba. Sebagaimana dawuh Syeikh Abu Madyan Al Maghribi ;

عُمْرُكَ نَفْسٌ وَاحِدٌ وَاحْرِصْ اَنْ يَكُوْنَ لَكَ لاَ عَلَيْكَ

"Usiamu hanya satu tarikan nafas, berjuanglah agar ia berguna untukmu tidak merugikan mu."

Nah teman, sudah sangat jelas kan?, Waktu kita di dunia hanya sesaat. Syeikh Abu Madyan mengibaratkannya hanya satu tarikan nafas. Kitalah yang harus berjuang, agar waktu bisa berguna untuk kita, bukan malah menunggu waktu yang tepat untuk melakukan kebaikan. 

Lihat juga :

Bolehkah Berpacaran?..Telaah Pacaran dan Ta'aruf Dalam Perspektif Islam

Senyum yang Ulum

Jika kau bisa lakukan detik ini maka lakukanlah, lakukanlah apa yang kau bisa, untuk membuat hari-harimu menjadi lebih baik. Nikmati waktumu dengan kebaikan dan pengabdian, bangkit dan raih potensimu, tunjukkan pada Tuhan, bahwa kau pantas menerima keajaiban waktu yang telah Tuhan berikan. 

Apa kabar waktumu teman? Sudahkah waktu yang Allah berikan kau gunakan sebaik mungkin. karena dengan menggunakan waktu sebaik mungkin adalah cara sederhana kita berterima kasih pada tuhan atas waktu yang tuhan anugrahkan. 

Sekarang kau adalah salah satu orang yang bersyukur dengan cara sederhana, bagaimana tidak, dirimu yang saat ini sedang memanfaatkan waktu untuk membaca adalah seorang yang bersyukur memiliki waktu, bukankah hal itu sederhana.

Ada beberapa kata-kata bijak tentang waktu, yang insyallah akan membuat kita semangat dalam Memanajamen waktu serta memanfaatkan waktu dengan baik.

1. "Jangan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan hal yang baik. Jangan terus bertanya apa yang mungkin terjadi, beranikan diri!"

2. "Waktu terus berjalan, belajarlah dari masa lalu, bersiaplah untuk masa depan, berikan yang terbaik untuk hari ini."

3. "Waktu yang kamu gunakan untuk belajar tak akan sia-sia. Semua akan terbayar dengan hasil yang akan kamu terima."

4."Ingat, waktumu bukan masa lalu, bukan juga masa depan .tapi, waktumu adalah detik ini yang kau jalani. Jangan terbelenggu masa lalu dan jangan khawatir akan masa depan."

Semoga catatan kecil ini dapat memotivasi kita semua untuk terus memperbaiki setiap waktu yang kita miliki dengan baik. Sekali lagi teman, masa lalu telah berlalu, masa depan belum tiba, waktumu adalah yang saat ini kau jalani. Semoga bermanfaat, Semangat untuk jiwa yang mengambang mencari jati diri, bangkit dan kejar raih apa yang kamu impikan, Selamat berproses.


Penulis : Siti Musdarifah
(Anggota Rayon Avicenna)


Rabu, 03 November 2021

Gaya Hidup Perempuan Muslimah Bersyar'i vs Lifestyle Modern

Dewasa ini, kita dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan yang begitu kompleks. Terutama dalam hal gaya hidup atau "lifestyle" kaum hawa yang dituntut untuk selalu "up to date" tentang segala sesuatu yang trendy. Hal tersebut dikarenakan hadirnya era digital, sehingga bagi siapapun yang tidak dapat beradaptasi pasti akan sangat tertinggal dan secara tidak langsung akan merasa terkucilkan. 


Jangan heran jika hadirnya era digital membuat wanita kebablasan dalam menghadapi "Perubahan Fashion" yang begitu cepat. Begitu pula para muslimah yang sebagian besar selalu berusaha menjadi yang ter-update walaupun tak jarang penampilan mereka terlihat begitu memaksa. 


Lalu bagaimanakah sebenarnya seorang wanita menghadapi derasnya perkembangan "Lifestyle" yang melenceng dari syari'at?Bagaimana pula menyikapi trend hijab dengan berbagai model yang saat ini sedang marak di tengah-tengah masyarakat?


Perkembangan zaman yang pesat ini dampaknya luar biasa. Hal tersebut bisa dilihat dari berbagai sisi seperti halnya gaya hidup (Lifestyle), ekonomi, teknologi, bisnis dan lainnya yang menuntut masyarakat untuk terus mengikuti hal-hal yang berkaitan dengan pola hidup itu sendiri. Dimulai dari gaya hidup yang tidak sesuai dengan aspek dirinya sendiri yang pada akhirnya berujung pada penyimpanan pola hidup, pola Sikap, serta sifat-sifat yang dapat membuat perubahan drastis pada dirinya .

Hal-hal baru yang bersifat modern tidak jarang menjadi penghubung yang memungkinkan manusia untuk melakukan kesalahan atau penyalahgunaan tanpa berpikir benar atau salah terlebih dahulu. Wanita harusnya lebih memperhatikan akibat dari apa yang akan dilakukannya, berdampak negatifkah atau justru positif.


Berbicara Lifestyle atau gaya hidup seorang wanita untuk bersyar'i merupakan sebuah kewajiban bagi seorang wanita muslimah untuk mengikuti Sunnah Rasulullah SAW. Ummul Mu'minin (Istri-istri Nabi) sendiri oleh Rasulullah SAW diharuskan atau disunnahkan untuk menutup aurat (bersyar'i). Tidak dapat dipungkiri bahwasa seorang wanita muslimah diharuskan mengikuti sunnah-sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.


Jika dikaitkan dengan gaya hidup (Lifestyle), seorang wanita muslimah diperbolehkan untuk mengikuti gaya hidup sesuai tuntunan zaman asalkan tidak menyimpang dari tuntutan serta ajaran syariat Islam itu sendiri. Bahkan di era society 5.0 yang semakin melesat dengan perkembangan teknologi informasi, tidak menghalangi seorang wanita muslimah untuk tetap trendy dalam gaya hidup (Lifestyle) yang lebih baik.


Sebagai seorang wanita muslimah atau mahasiswi pergerakan, hendaknya tidak membatasi diri untuk beradaptasi dengan gaya hidup sesuai eranya, asalkan tidak keluar dari rambu-rambu syari'at Islam.



Penulis : Dewi Shinta

(Anggota Rayon Avicenna)


Lihat Juga : 

-  - ini kata pengasuh ponpes khunuzul Imam

-  - Izinkan Aku Memandangnu

Senyum Yang Ulum

Entah apa itu canda,

Entah apa itu derita,

Sampai saat ini Hanyalah misteri,


Teka teki alur hidup,

Sedikit membuat hati tercelup Kedalam samarnya debu didalam air biru

Kedua pasang mata hanyalah aksesoris belaka yang tertutupi oleh tawa

Namun,terluka Walaupun kemarau Hujan tetaplah air Dan asin tetaplah garam Begitulah hukum alam


Percik suara di angkasa Menggema pilu di telinga Yang membuat jiwa membisu Terdiam dan kaku

Lempengan harapan Yang sempat dikumpulkan

Namun Terhambur begitu saja

Saat Tawa menjadi air mata bergentayangan menjadi Qalbu


Satu Pasang Mata indah menjadi abu

Bernostalgia dengan setiap tapak tilang senyum nan-indah tanpa nestapa

Menyatu dengan segenap rasa cinta yang menjadi asa


Aku harap engkau tetap tersenyum dengan sungging bibir yang syahdu

Tetap terukir dalam ufuk timur pesonamu indah permaimu

Berharap akan tetap menyatu dengan pesona api biru kharismatik dekapanmu



Penulis : Rika Vitasari
 (Anggota Rayon Avicenna)

 

Lihat Juga :

Bolehkah Berpacaran?.. Telaah Pacaran dan Ta'aruf Dalam Perspektif Islam

Selasa, 02 November 2021

Pasca RTL Kedua Rayon, PK PMII RBA Bentuk Nama dan Pemilihan Ketua Angkatan


Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Raden Bagus Asra (PK PMII RBA) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At-Taqwa Bondowoso melaksanakan pembentukan Nama Angkatan dan Ketua Angkatan 2021 setelah beberapa hari sebelumnya kedua Rayon (Avicenna dan Averous) mengadakan RTL Mapaba. Di Aula PCNU Bondowoso. Selasa, (02/11/2821).


Hal tersebut dilaksanakan setiap tahun (angkatan) setelah para anggota baru dinyatakan lulus/selesai mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang merupakan jenjang kaderisasi formal pertama di PMII. 


Ketua 1 Bidang Kaderisasi Komisariat RBA STAI At-Taqwa Bondowoso, Sahabat Abay mengatakan, tujuan diadakannya Acara pembentukan Nama Angkatan dan Ketua Angkatan tersebut bermaksud untuk dijadikan ladang bantuan bagi pengurus di masing-masing Rayon. Sehingga, terjalin hubungan yang erat antar kedua Rayon. 


"Tujuan kami pengurus Komisariat mengadakan pemilihan ketua angkatan dan pembentukan nama angkatan ini agar anggota baru angkatan 2021 bisa menjadikan sebagai ladang bantuan bagi pengurus Rayon kalian. Tentu, juga diharapkan terjalin sebuah komunikasi baik antar kedua Rayon seerat mungkin," Ucapnya Abai ketika diwawancara oleh Tim Media Rayon Avicenna. Selasa, (02/11/2021).


Selain itu, Lanjut, Abay juga menuturkan harapan pengurus komisariat melalui kegiatan tersebut dapat menciptakan insan/anggota yang profesional, aktif dan mampu berproses yang lebih baik daripada sebelumnya.


"Saya harap melalui kegiatan ini. Tercipta anggota yang profesional, aktif dan mampu berproses lebih baik lagi," tambahnya sahabat Abay yang merupakan mahasiswa aktif di STAI At-Taqwa Bondowoso tersebut. 


Kemudian, ketua Komisariat RBA STAI At-Taqwa Bondowoso, Sahabati Lubabul Jannah menyampaikan, menurutnya adanya acara tersebut memiliki orientasi penting yaitu untuk menyatukan anggota baru dari kedua Rayon (Avicenna dan Averous) Angkatan 2021 menjadi satu kesatuan, satu tubuh dalam satu naungan. 


"Orientasi acara ini adalah agar anggota baru Angkatan 2021 dari kedua Rayon dapat bersatu dalam satu kesatuan, satu tubuh dalam satu naungan. Yaitu Pergerakan Mahasiswa islam Indonesia (PMII)," katanya dalam memberikan sambutan. 


Tidak hanya itu, Sahabati Lubabul Jannah juga menyampaikan bahwa anggota tidak hanya sebatas aktif pada saat berlangsungnya acara Mapaba Saja. Akan tetapi, pasca Mapaba harus lebih aktif, bersatu padu untuk berproses di PMII.


“Jangan sampai diantara kalian hanya aktif ketika Mapaba saja. Namun, pasca Mapaba harus lebih aktif dan tetap bersatu padu kedua rayon ini untuk berproses di PMII,” tegasnya Sahabati Luba yang juga mahasiswi aktif di STAI At-Taqwa Bondowoso tersebut.

 

Kemudian, setelah sambutan-sambutan selesai. Acara tersebut dilanjutkan dengan pembentukan nama angkatan. Melalui empat usulan yang ditetapkan dengan inisiatif yang unik. Ada yang usul Keramat, Jigor, Jibril dan Teh Botol. Tentu semuanya memiliki rasionalisasi yang berbeda. Akan tetapi, bagaimana nama angkatan yang terpilih nantinya bisa seterusnya dijadikan prinsip dalam berproses.


Sehingga, pada keputusan akhir melalui voting yang mendapatkan suara terbanyak dari usulan tersebut akan terpilih menjadi nama angkatan 2021. Maka, nama angkatan Keramat yang diusulkan oleh sahabat Hafid terpilih menjadi nama anggota angkatan 2021 dengan kepanjangan Kreativitas Mahasiswa Tangguh. 


Anggota Baru PMII Rayon Avicenna, Sahabat Hafid, pasalnya mengusulkan nama tersebut karena terinspirasi melalui acara Mapaba Rayon yang dilaksanakan beberapa minggu yang lalu. Dirinya menganggap, tempat yang dijadikan Masa Penerimaan Baru (Mapaba) mendekat kepada spiritualitas, kramat. Sebab, letak 2 pemakaman umum (kuburan) yang begitu dekat dengan lokasi. Sehingga, ada pesan melalui hal tersebut.


“Nama ini saya usulkan atas inspirasi yang bermula pada saat saya mengikuti Mapaba Rayon Avicenna. Lokasinya keramat karena dekat dengan dua pemakaman sekaligus,” kelakarnya.


Lanjutnya, Sahabat Hafid juga menuturkan dengan terpilihnya nama angakatan ‘Keramat’ sebagai nama angkatan 2021 tersebut bisa menciptakan mahasiswa yang tangguh serta sigap dalam menghadapi hal apapun. Terus bergerak kedepannya. Serta, selalu kompak dalam menghadapi setiap ada masalah apapun itu.


“Dengan terpilihnya nama angkatan ini. Harapan besar untuk bagaimana angkatan 2021 ini tercipta menjadi generasi yang tangguh, mahasiswa yang tangguh. Bergerak dan selalu kompak dalam setiap masalah apapun yang terjadi,” jawabnya ketika diwawancara oleh Tim Media Rayon Avicenna.


Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Angkatan 2021 dengan empat kandidat. Dua delegasi dari Rayon avverous dan dua delegasi dari Rayon Avicenna. Hingga akhirnya kembali kandidat dari Rayon Avicenna terpilih untuk memimpin angkatan 2021 atas nama Sahabat Efendi. 


Ketua Terpilih, Sahabat Efendi mengungkap bagaimana visi dan misinya bisa diamanahkan dan didukung oleh segenap para anggota kedua rayon tersebut. Berkomitmen untuk terus bisa berproses walau beda rayon. Menjadi mahasiswa tangguh pula dengan nama yang telah disahkan tersebut. 


"Ini adalah amanah dan hanya dukungan untuk bisa merealisasikan semuanya. Tentu melalui kedua Rayon. Semoga terus bisa berkomitmen untuk terus berproses dan kompak walau beda Rayon. Serta, menjadi Mahasiswa tangguh melalui nama yang telah disahkan," pungkasnya. 


Dalam acara tersebut turut hadir segenap pengurus Komisariat, segenap pengurus kedua Rayon, baik Averous maupun Avicenna. 


Penulis: Wafi

Editor: Haris

Bolehkah Berpacaran?..."Telaah Pacaran dan Ta'aruf Dalam Perspektif Islam di Kalangan Mahasiswa"

 Ta’aruf memiliki arti saling mengenal. Adapun secara terminologi syariat, Ta’aruf merupakan upaya pengenalan kedua calon mempelai dalam proses lamaran (khitbah). Tentu saja, pemahaman semacam ini sangat jauh dengan apa yang dipahami sebagian kalangan saat ini. Mereka mengartikan ta’aruf sebagai implementasi dari konsep pacaran islami.


Pada dasarnya, ta’aruf merupakan langkah awal dari proses khitbah. Yang mana dalam proses lamaran (khitbah) disunnahkan bagi kedua calon mempelai untuk melihat calon pasangannya. Ini merupakan anjuran langsung yang telah disampaikan Rasulullah SAW kepada sahabat Mughiroh bin Syu’bah ketika melamar seorang perempuan. Rasulullah SAW berkata kepadanya:


اُنْظُرْ إلَيْهَا فَإِنَّهُ أَحْرَى أَنْ يُؤْدَمَ بَيْنَكُمَا الْمَوَدَّةُ وَالْأُلْفَةُ


“Lihatlah dia, karena hal itu akan lebih mengabadikan kasih sayang di antara kalian berdua”. (HR. Tirmidzi)


Hadis lain yang sejalan dengan hadis di atas pernah diceritakan oleh sahabat Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda:


إذَا خَطَبَ أَحَدُكُمْ الْمَرْأَةَ فَإِنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يَنْظُرَ مِنْهَا إلَى مَا يَدْعُوهُ إلَى نِكَاحِهَا فَلْيَفْعَلْ


“Ketika kalian melamar seorang perempuan, kemudian kalian mampu melihat perempuan itu atas dasar inisiatif untuk menikahinya, maka lakukanlah”. (HR. Abu Daud)


Lazimnya perkara yang telah mendapatkan legalitas langsung dari syariatnya, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi dalam hal ini:


Pertama, sudah ada kemantapan dari pihak pria untuk menikahi perempuan yang dipilihnya serta ada dugaan kuat bahwa lamarannya akan diterima. Dalam salah satu hadits Rasulullah SAW mengatakan:


إذَا أَلْقَى اللَّهُ فِي قَلْبِ امْرِئٍ خِطْبَةَ امْرَأَةٍ فَلَا بَأْسَ أَنْ يَنْظُرَ إلَيْهَ


“Ketika Allah telah memberikan kemantapan hati seseorang untuk melamar seorang perempuan, maka diperbolehkan baginya untuk melihat perempuan itu”.


Pacaran dalam Islam di larang, hanya saja ketika seseorang hendak melamar seorang wanita maka disunahkan untuk melihat wajah Dan kedua telapak tangannya.


إذا أراد أحدكم أن يتزوج المرأة فلينظر إليها قبل أن يتزوجها ، فإنه أحرى أن يؤدم بينهما(حديث رواه البخاري).


Bila di hati kalian ada rasa cinta terhadap seorang wanita untuk dinikahi, hendaknya dia melihat wanita tersebut, karena hal ini akan lebih membawa kerelaan diantara keduanya. (HR. Al-Bukhari).


Hadis tersebut diatas merupakan salah satu hadis yang dijadikan sebagai landasan hukum tentang dianjurkannya untuk melihat wanita yang akan dipinang (calon istri). Hikmah melihat sebatas wajah dan telapak tangan baginya adalah bahwa pada wajah terdapat sesuatu yang menujukkan atas kecantikan dan pada kedua telapak tangan terdapat sesuatu yang menunjukkan kesuburan badan.


Dewasa ini, tidak dapat dipungkiri didalam penjelasan diatas dapat memberikan rumusan kepada para kaum pemuda-pemudi khusus mahasiswa/i. Sejatinya didalam Islam kita tidak diperbolehkan berpacaran namun bila ada rasa yang membuat dirinya berkeinginan untuk meng-Khitabahnya maka hukumnya diperbolehkan.




Penulis : Muhammad Hafidz
(Anggota Rayon Avicenna)


Pengurus Komisariat Reden Bagus Asra STAI At-Taqwa, Adakan Acara Pembentukan Nama Angkatan dan Pemilihan Ketua Angkatan 2021

 


Dari kiri : Ketua Rayon Avicenna Sahabat Kamil Afandi, Tengah Ketua Komisariat RBA Sahabati Lubabul Jannah, Kanan Ketua Rayon Averoess Saat persiapan Pembukaan acara pembentukan Ketua Angkatan dan pembentukan Nama Angkatan 2021.

 

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Raden Bagus Asra STAI At-Taqwa Bondowoso Selasa (02/11/21) mengadakan Acara Rapat Tindak Lanjut (RTL) mengenai Pembentukan ketua Angkatan dan Nama Angkatan Anggota Baru Angkatan 2021, Selasa (02/11/21).


Abay selaku Ketua Bidang 1 Kaderisasi Komisariat Raden Bagus Asara mengatakan tujuan diadakannya acara Pembentukan Nama Angkatan dan Ketua angkatan, bermaksud untuk dijadikan sebagai pembantu bagi pengurus di rayon masing-masing dan bisa menjalin hubungan yang erat antar rayon, baik Rayon Averroes maupun Avicenna.


"Semoga adek-adek angkatan 2021 ini, bisa menjadi anggota yang profesional, aktif serta mampu berproses dengan lebih baik dan juga dapat membantu pengurus dalam melaksanakan setiap kegiatan yang diadakan Rayon. " Ucap pemilik mama lengkap Baihaki dalam wawancara yang dilakukan oleh Tim Media Rayon Avicenna.


Menurut Ketua Komisariat Reden Bagus Asra, Lubabul Jannah menyampaikan maksud diadakannya acara kali ini bertujuan untuk menyatukan Angkatan 2021 menjadi satu kesatuan dalam satu naungan. 


"Hal ini dimaksudkan kepada anggota baru di rayon masing-masing baik Rayon Avicenna maupun Averoess bisa menjadi satu naungan dalam satu tubuh, satu angkatan." Tuturnya. 


Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa menjadi anggota tidak hanya sebatas aktif di acara MAPABA saja, tetapi juga diharapkan seluruh anggota dari masing-masing Rayon bisa bersatu padu dalam berproses di PMII.


" Saya harap untuk kedua rayon baik Rayon Avicenna maupun Rayon Averoess tetap bisa menjadi satu kesatuan dan tidak ada perbedaan. Karena, sejatinya dalam sejarah Rayon Avicenna dan Rayon Averoess lahir bersamaan. " Tegasnya.


Selang beberapa waktu kemudian, dilanjut dengan acara Pembentukan Nama Angkatan 202. Hasilnya, nama angkatan yang diterima oleh seluruh anggota memilih nama Kreativitas Mahasiswa Tangguh (KRAMAT) yang diusulkan oleh Sahabat Hafid, anggota Rayon Avicenna. 


Menurut Hafid, maksud ia mengusungkan nama KERAMAT terinspirasi dari acara MAPABA Rayon Avicenna Kemarin (14-17 Oktober 2021), Bahwa MAPABA tersebut dianggap lebih spiritual mengingat tempat lokasi MAPABA berada ditengah-tengah pemakaman.


Lanjut ia Hafid mengatakan Bahia dengan terpilihnya nama "KRAMAT" sebagai Nama Angkatan 2021 bisa menjadikan Mahasiswa yang tangguh serta sigap dalam menghadapi hal apapun dan diharapkan agar bisa bergerak dan seefektif mungkin kedepannya serta bisa lebih kompak dalam mengahadapi setiap masalah apapun.


"Saya mengusungkan Nama angkatan "Kramat" bermaksud untuk menjadikan Angkatan 2021 ini lebih tangguh, Sigap serta bertanggung jawab dalam melaksanakan hal apapun." Jawabnya pada saat diwawancara. 


Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Angkatan 202. Sahabat Efendi Nomor Urut 2, delegasi Rayon Avicenna terpilih menjadi ketua angkatan. Is terpilih setelah mendapatkan suara terbanyak. 


Efendi sebagai Ketua Terpilih Menyampaikan harapannya semoga Angkatan 2021 "Kramat" itu bisa mencapai visi dan misinya untuk menjadi angkatan yang tangguh dalam segala hal apapun dan ingin meningkatkan rasa solidaritas.


"Kita bisa kompak serta berkomitmen dalam berproses di rayon. Meski kita beda rayon semoga tetap kompak." Imbuhnya.



    Sahabat Efendi sebagai Ketua Angkatan "Kramat" 2021


 

Pewarta : Abdul Wafi

Editor     : Imron Rasyidi

Pentingnya Tri Fungsi NDP dalam berorganisasi PMII RBA STAI At-taqwa gelar kegiatan SARANG Avicenna ke-09.

  NDP yang berfungsi sebagai Kerangka Refleksi, Aksi dan Ideologis, merupakan Sublimasi nilai keislaman dan keindonesiaan. Sebagaimana ideol...